pukul 19.00 mlm,,, aku yg lagi duduk di depan laptop sambil ngobrol sama temanku’ ya… karna aku sekamar sama temanku jadi selalu jadi di kamar selalu ada aku sama temanku (Putra) tiba-tiba hanphone ku berdering dan aku langsung mengangkatnya.
‘ kring…..
” hallo..
‘Asalamualikum Jhon.
“wa’alaikum salam’ da pa Der,,,?
‘gmn kabar km’ knapa gak pernah telfon?
” aku sehat km sehat juga kan? sorry aku jarang da pulsa hehehe…
‘yadah ga pa2 yg penting sehat semua, jhon besok aku mau menikah aku minta doanya ya’ dan kamu pulang kan?
” oh iya’ aku doakan mudah2an pernikahanmu lancar ga ada halangan aku dan aku ikut bahagia sebagai teman kamu, tenang ja aku pasti pulang, terlalau bgt teman sendiri menikah gak hadir.
‘makasih ya… aku berharap bgt kedatanganmu, krn aku pngen pas nikahanku temanku pada dateng.
” oke sip,,, aku pasti datang.
‘yadah aku mau ngabarin yg lain dlu krn msh byk yg blm aku kabari, mksh ya assalamualaikum…
” oke bro; waalaikum salam.
Itulah perbincangangku sama temanku sewaktu aku 3hr di Jogja kkrn lg melarikan diri dr rasa malu, krn aku baru saja gagal dalam usaha kecilku jualan sate keong, ya manusiawi banget kalau orang malu karna gagal dlam usahanya, waktu itu aku cuma sementara saja menghilang buat nenangin diri dulu pas kebetulan banget sudah 3hari dari menghilangnya aku temanku telfon minta aku pulang karna dia mau menikah.dan keesokan harinya pun aku di temani Putra muter-muter cari kado buat temanku itu, akhirnya aku putuskan buat beli kemeja batik buat dia. karena pernikahannya dilaksanakan besok pagi jadi sore itupun aku langsung berangkat pulang.
Pagi itu akau dah siap-siap datang ke acara pernikahan temanku, ramai-ramai aku sama teman-teman yang lain berkumpul dulu di rumah temanku itu sambil nunggu teman lain yang belum datang, karna acara itu di laksanakan di rumah mempelai wanita makanya kita berangkat menuju rumah mempelai wanita bersama Keluaga mempelai pria yang tidak lain adalah temanku sendiri, setelah semua sudah berkumpul berangkatlah kita’ sampai ditempat acara masih agak lama jadi kita di suruh untuk makan-makan dulu sambil menunggu, tiba aacara mau di mulai kita semua di suruh duduk rapi untuk ikut menyaksikan ijab qobul temanku itu, aku duduk paling depan sama teman-teman dekat dia yang lain , karena dulu kita ada 4orang yang biasa suka main bareng kemana-man selalu ber4 termasuk aku, kita sudah siap dan duduk rapi menunggu acara di mulai dan seketika itu aku melihat temanku keluar dengan pakaian adat Jawa lengakap dengan blangko di kepalanya, dia terlihat gagah dengan pakaian itu. pas itu hati langsung berdeyut kuat seperti ada yang lain yang aku rasakan pas melihat dia, diapun melihatku dan tersenyum senang agak malu dengan penamilannya sekarang dan akupun membalas senyum menandakan aku ada buat dia sampai dia duduk di kursi yag sudah disiapkan dia masih kadang melirik ke aku dan teman-teman yang lain, dan keluarlah juga mempelai wanitanya dia terlihat kurus dari yang aku lihat sebelumnya,karana ada cerita sendiri antara aku, temanku dan mempelai wanita, ternya dulu aku yang nemanin dia datang kerumah mempelai wanita untuk kali pertama langsung bertemu sama orang tuanya, padahal waktu itu kita berdua belum ada yang pernah ketemu langsung sama mempelai wanita karea mempelai wanita kerja di luar negeri saat itu,,, dan temaku kenal juga lewat hanphone, dia di kasih no cewek dan di hub sampai kenal dan pacaran lewat hp, karna permitaan dari cewek itu minta dia datang kerumahnya dan kenalan sama orang tuanya maka dia datang ‘karna temanku itu agak pendiam dan pemalu dia ngajak aku buat temani dia, alhasil pertama kita datang orang tunya bingug karna tiba-tiba ada orang datang dan mengaku teman/pacar dari anaknya padahal anaknya sedang bekerja di luar negeri, akhirnya dengan susah payah kita jelaskan dan banyak aku yang harus jadi juru bicara temanku, akhirnya orang tuanya bisa mengeti semua.
Kembali ke acara pernikahan temanku, mepelai pria da wanita sudah ada dan penghulunya di mulailah acaranya biasa sebelum di mulai ada pengecekan data dari kedua mempelai, dan saat itu tiba ketika temanku berucap sumpah pernikahan tidak tau kenapa perasaanku tambah sedih yang harusnya gembira, aku terpaku hanya memendang temanku sambil berucap dalam hati (selamat teman dan semoga bahagia) sambil perasaanku makin terasa seperti habis kehilangan sesuatu yang sangat berharga dariku, karna sebenarnya dialah orang yang sangat berharga dalam hidupku, akau dan dia teman dari kecil selalu bersama-sama samapai kita dewasa sampai saatnya dia menikah dan memutuskan untuk hidup sama orang yang dia cintai, sampai dia tidak menghiraukan lg ada seseorang yang hancur hatinya dengan keputusaan , tapi itu adalah hak dia untuj memilih jalan hidupnya sendiri’ seperti aku juga punya hak atas hidupku sendiri, acarapun selesai tiba acara foto-foto dan karna lama kami bertiga nunggu giliran tidak di panggil-panggil akhirnya kita mutusin keluardari acara itu, dan kami bertiga bersama teman-teman yang lainpun mutusin kepantai, pikirku pas banget dengan suasana hatiku yang sedang tidak jelas antara sedih atau harus senang dan di tambah rasa kehilangan,,, aku mau berteriak kencang di pantai untuk luapka semua perasaanku, karema mungkin hanya akumerasa hancur saat itu dari semua orang yang ada termasuk 2teman dekatku itu karena hanya aku yang paling dekat da punya rasa yang lain sama Deri mempelai pria yang tidak lain sahabatku itu, setelah puas di pantai dan waktu juga sudah sore kita semua pulang dan aku pun ikut pulang msh dengan sisa-sisa rasa kecewa.
paginya aku harus pergi ke Purworejo menjenguk temanku yang habis kecelakaan sebelum aku putusin balik lagi ke Jogja, karna aku mau coba cari kerja di Jogja , dan sorenya dengan perasaan galau karna kecewa, sedih, takut, dan benci aku berangkat ke Jogja….



Komentar Terakhir